14 Bos Teknologi dalam Dokumen Epstein Files, Siapa Saja Mereka?
Departemen Kehakiman AS baru saja merilis jutaan dokumen terkait kasus Jeffrey Epstein yang mengungkap keterlibatan banyak tokoh dunia. Fenomena munculnya nama bos teknologi di Epstein Files ini menjadi sorotan tajam karena mencakup para pemimpin perusahaan raksasa yang selama ini menjadi kiblat inovasi global.
Meskipun nama-nama besar bos teknologi di Epstein Files ini tercantum dalam log komunikasi dan daftar tamu, penting untuk dicatat bahwa hal tersebut tidak secara otomatis menunjukkan keterlibatan mereka dalam tindak kriminal. Sebagian besar interaksi terjadi dalam konteks bisnis, pendanaan sains, atau acara sosial kelas atas.
14 Bos Teknologi dalam Dokumen Epstein
Berikut adalah 14 tokoh teknologi yang namanya disebut dalam “Epstein Files”:
Peter Thiel (Pendiri PayPal)
Thiel menjadi nama yang paling banyak muncul (lebih dari 2.000 file). Hubungan mereka diduga terkait diskusi soal investasi dan teknologi masa depan seperti transhumanism.
Larry Page (Pendiri Google)
Sebagai salah satu orang terkaya, Page menjadi target Epstein yang ingin masuk ke lingkaran elit. Epstein sering berpura-pura menjadi “penasihat teknologi” untuk mendekatinya.
Sergey Brin (Pendiri Google)
Rekan duet Page ini muncul dalam ratusan file. Brin sering hadir dalam acara makan malam ilmiah yang juga dihadiri Epstein, meski tidak ada detail mengenai kerjasama bisnis di antara keduanya.
Mark Zuckerberg (Bos Meta)
Nama Zuckerberg muncul ratusan kali dalam daftar tamu acara amal. Pihak Meta membantah adanya hubungan pribadi dan menyebut pencatatan nama tersebut hanya bersifat administratif.
Baca juga: Cara Registrasi SIM Card Biometrik, Aturan Baru 2026
Jeff Bezos (Pendiri Amazon)
Bezos dan Epstein berada dalam lingkaran sosial yang sama di forum-forum global. Namun, dokumen menunjukkan interaksi mereka hanya sebatas sesama tamu miliarder.
Eric Schmidt (Eks CEO Google)
Schmidt sering hadir di forum kebijakan teknologi. Dokumen mengungkap keduanya pernah berada di acara penggalangan dana yang sama untuk proyek sains.
Elon Musk (Bos Tesla & SpaceX)
Dokumen menunjukkan adanya komunikasi e-mail soal rencana kunjungan ke pulau pribadi Epstein, meski Musk membantah keras pernah ke sana. Ada juga catatan soal rencana latihan “Kung Fu” bareng yang diatur oleh asisten Epstein.
Bill Gates (Pendiri Microsoft)
Gates mengakui pertemuannya dengan Epstein adalah “kesalahan besar”. Keduanya sering berdiskusi soal proyek kesehatan dan simulasi pandemi, bahkan setelah Epstein pertama kali dihukum pada 2008.
Tim Cook (CEO Apple)
Nama Cook muncul dalam konteks acara penggalangan dana besar. Epstein diduga memanfaatkan acara-acara eksklusif ini untuk mencoba mendekati pimpinan Apple tersebut.
Richard Branson (Bos Virgin Group)
Branson pernah berinteraksi secara sosial dengan Epstein karena lokasi pulau pribadi mereka yang berdekatan. Namun, ia langsung memutuskan hubungan setelah skandal Epstein terungkap.
Reid Hoffman (Pendiri LinkedIn)
Hoffman diketahui memfasilitasi pertemuan Epstein dengan tokoh Silicon Valley untuk pendanaan riset. Hal ini sempat memicu perselisihan terbuka antara dirinya dengan Elon Musk.
Steven Sinofsky (Eks Eksekutif Microsoft)
Mantan pimpinan divisi Windows ini membuktikan bahwa Epstein tidak hanya mengincar CEO, tapi juga orang-orang teknis yang punya pengaruh besar di industri.
Marissa Mayer (Eks CEO Yahoo)
Nama Mayer muncul dalam daftar tamu makan malam bergengsi “Edge Dinner”. Ia tercatat berada dalam ruang lingkup sosial yang sama dengan Epstein selama bertahun-tahun.
Evan Williams (Pendiri Twitter)
Salah satu pendiri Twitter (sekarang X) ini teridentifikasi hadir dalam berbagai diskusi sains dan teknologi di mana Epstein juga diundang sebagai peserta aktif.
Sumber: kompas.com


