Popular Now
Tabel Periodik AI Terobosan Baru Ilmuwan untuk Memetakan Kecerdasan Buatan

Tabel Periodik AI: Terobosan Baru Ilmuwan untuk Memetakan Kecerdasan Buatan

Kaca Film Anti Panas MOCHI Rahasia Rumah Sejuk Tanpa AC Berlebih

Kaca Film Anti Panas MOCHI: Rahasia Rumah Sejuk Tanpa AC Berlebih

Apakah AI Punya Kesadaran Mengapa Kita Mungkin Tidak Akan Pernah Tahu

Apakah AI Punya Kesadaran? Mengapa Kita Mungkin Tidak Akan Pernah Tahu

Implan Otak Ultra-Tipis BISC, Revolusi Interaksi Manusia dengan AI

Implan Otak Ultra-Tipis BISC, Revolusi Interaksi Manusia dengan AI

Sebuah terobosan baru hadir melalui BISC (Biological Interface System to Cortex), implan otak ultra-tipis yang mampu membuat koneksi nirkabel berkecepatan tinggi langsung ke otak.

Dengan lebih dari 65.000 elektroda dan kecepatan transfer data luar biasa, BISC memungkinkan AI membaca pikiran, niat, serta pengalaman sensorik manusia secara lebih akurat, tanpa prosedur invasif yang berisiko.

Manfaat Utama BISC

  • Membuka jalur komunikasi otak-komputer dengan kecepatan tinggi.
  • Minim invasif, hanya setipis kertas (50 μm).
  • Membantu terapi epilepsi, stroke, ALS, cedera tulang belakang, hingga kebutaan.
  • Berpotensi mengembalikan fungsi motorik, bicara, dan penglihatan.

Teknologi di Balik BISC

  • Dikembangkan oleh tim dari Columbia University, Stanford, University of Pennsylvania, dan NewYork-Presbyterian Hospital.
  • Berbasis satu chip silikon CMOS fleksibel berukuran 3 mm³.
  • Memiliki 1.024 kanal rekaman simultan dan 16.384 kanal stimulasi.
  • Didukung relay station eksternal yang bekerja seperti WiFi, dengan bandwidth hingga 100 Mbps (100 kali lebih cepat dari BCI nirkabel lain).

Baca juga: Johns Hopkins Tantang Model AI Study Bernilai Miliaran Dolar

Keunggulan Dibanding Implan Konvensional

Implan otak tradisional biasanya besar dan invasif karena terdiri dari banyak komponen elektronik. BISC berbeda: semua fungsi digabung dalam satu chip tipis yang bisa ditempatkan di antara otak dan tengkorak tanpa kabel besar atau wadah elektronik.

Potensi Masa Depan

  • Neuroprostetik adaptif untuk mengatasi gangguan saraf.
  • Interaksi otak-AI yang lebih alami dan seamless.
  • Dikembangkan lebih lanjut oleh perusahaan spin-off Kampto Neurotech untuk riset dan aplikasi klinis.

Implan otak BISC adalah langkah besar dalam dunia Brain-Computer Interface (BCI). Dengan ukuran ultra-tipis, kecepatan tinggi, dan kemampuan decoding AI, teknologi ini sangat memiliki potensi merevolusi cara manusia berinteraksi dengan mesin sekaligus membuka peluang baru dalam pengobatan gangguan saraf.

Jika teknologi ini berhasil dikembangkan hingga tahap klinis, BISC bukan hanya akan menjadi solusi medis, tetapi juga membuka era baru di mana otak manusia dapat terhubung langsung dengan kecerdasan buatan. Hal ini bisa mengubah cara kita bekerja, belajar, berkomunikasi, bahkan menciptakan peluang inovasi yang sebelumnya hanya ada dalam imajinasi.

Referensi: “Stable, chronic in-vivo recordings from a fully wireless subdural-contained 65,536-electrode brain-computer interface device” 8 December 2025, Nature Electronics.

Previous Post
Johns Hopkins Tantang Model AI Study Bernilai Miliaran Dolar

Johns Hopkins Tantang Model AI Study Bernilai Miliaran Dolar

Next Post
Teknologi Kuantum Capai Momen Transistor, Tantangan Skala Besar

Teknologi Kuantum Capai “Momen Transistor,” Tantangan Skala Besar